PERJALANAN HIDUP ISA AL MASIH

Nama "Yesus" adalah alih aksara dari bahasa Latin/Romawi (rômaisti) : IESUS, yang berasal dari bahasa Yunani (ellênisti) : ιησους - IÊSOUS, dan juga merupakan helenisasi dari bahasa Ibrani (hebraisti) : יהושוע - YEHÕSYÛA', yõd - hê' - vâv - syïn - vâv - 'ayin, atau YAOHUSHUA diucapkan Yao-Hoo-Shua berarti "Yahweh menyelamatkan” atau “Tuhan yang menyelamatkan”. Dan bahasa ibrani berakar dari bahasa Aram : ישוע - YÊSYÛA' atau ÊSYÛA (versi Kristen), EESHO atau EESAA (Versi Islam) yang bahasa aramic ini masih banyak diperdebatkan. Dalam masa kehidupan Isa Al Masih, bahasa Latin digunakan oleh bangsa romawi yang menjajah Israel saat itu, bahasa Yunani digunakan oleh orang yahudi pendatang dan kaum terpelajar, bahasa Ibrani sebuah bahasa Semitik dari cabang rumpun bahasa Astro-Asia yang merupakan bahasa resmi Israel, digunakan sebagai bahasa ritual umat Yahudi, bahasa Ibrani Merupakan salah satu dari dua bahasa resmi Israel, bahasa resmi lainnya adalah bahasa Arab. Bahasa Ibrani (Israel) dan Moabit (Yordan) disebut dialek Kanaan Selatan, sedangkan Fenisia (Libanon) disebut dialek Kanaan Utara. Bahasa Kanaan dekat berhubungan dengan bahasa Aram juga Bahasa Arab Selatan-Tengah dalam kadar lebih sedikit. Manakala dialek Kanaan lain telah punah, bahasa Ibrani terus hidup. Bahasa Aram adalah bahasa Sematik dengan sejarah selama 3000 tahun. Bahasa ini pernah menjadi bahasa pemerintahan berbagai kekaisaran serta bahasa untuk upacara kegamaan. Bahasa Aram adalah bahasa asli sebagian besar Kitab Daniel dan Ezra dalam kitab suci, dan merupakan bahasa utama Talmud. Bahasa ini juga merupakan bahasa ibu Yesus dan digunakan sebagai bahasa sehari-hari penduduk sekitar Yerusalem, Bahasa Aram tergolong dalam rumpun bahasa Afro-Asia yang terdiri dari berbagai bahasa. Bahasa ini merupakan bagian dalam sub family Semitik dari grup bahasa Semitik barat laut yang juga termasuk bahasa Kanaa (Seperti bahasa Ibrani). Bahasa Aram juga berhubungan dengan bahasa Arab yang menjadi bagian dari bahasa Semetik Tengah, satu sumber yang kemungkinan besar untuk aksara Arab adalah aksara Aram Nabatea. Bahasa Ibrani mirip sekali dengan bahasa Aram dan juga masih mirip dengan bahasa Arab. Bahkan kosakata Ibrani modern, banyak pula meminjam dari bahasa Arab. Kata “Isa” dalam Al Qur’an berasal dari bahasa Aram : ישוע - YÊSYÛA', banyak sekali aksara “Y” (Aram atau Ibrani) berubah menjadi “I” dalam bahasa Arab, seperti Nama ישמעאל - Yisma”e”l menjadi Ismail, nama ישראל - Yisra’el menjadi Israil dan nama יצחק - Yitskhaq menjadi Ishak. Pada tahun 1887 seorang bernama Nicolas Notovitch, seorang jurnalis Rusia melakukan perjalanan di tibet, dikatakan bahwa di sana ia menemukan gulungan kitab yang berisi cerita mengenai kehidupan “Issa” (nama Yesus dalam bahasa Tibet). Menurut pemimpin Lama (pendeta Buddha Tibet) gulungan kitab tersebut berasal dari India dalam bahasa Sanskerta, lalu diterjemahkan ke bahasa Pali dan selanjutnya ke bahasa Tibet. Jika dalam bahasa Tibet dinamakan “Issa” maka tentulah ada nama dalam bahasa Pali dan juga yang berakar dari bahasa Sanskerta, melihat dari rujukan kitab-kitab berbahasa Sanskerta (Mahabharata) yang tentunya seorang penulis dan tulisannya adalah bagian dari penulis tersebut, sehingga apa yang ditulis di satu tempat pastilah sama dengan tulisan di daerah lain, terlepas budaya, agama, bahasa dan jarak tempuh antara keduanya dari sinilah penulis menyimpulkan bahwa dalam bahasa Sanskerta, Isa Al Masih adalah “Vyāsa” atau “Wyasa” atau Begawan Abiyasa sang penulis kitab Mahabharata. Dari nama-nama tersebut mempunyai kesamaan huruf dari bentukan kata yaitu : awal huruf ya/ye/yo/le/i, tengah huruf s, dan akhir huruf us/ous/au/a . Awal dan akhir huruf menunjukkan kebudayaan dan tempat dimana kata itu diucapkan. Dan huruf tengah menandakan inti/diri dari yang memiliki nama atas bentukan dari huruf awal dan akhir dalam sebuah nama. Di dalam Al Qur'an, Isa disebut dengan empat panggilan yaitu nama Isa 15 kali, nama Isa Putera Maryam 16 kali, Putera Maryam 7 kali, dan Al Masih 11 kali. Yaitu: Isa Isa ibn Maryam Nama Surat No Nomor Ayat Nama Surat No Nomor Ayat Al Baqoroh 2 87,136,253 Al Baqoroh 2 87,253 Ali Imron 3 45,52,55,59,84 Ali Imron 3 45 An-Nisaa’ 4 157,163,171 An-Nisaa’ 4 157,171 Al Ma’idah 5 46,78,110,111, 112,114,116 Al Ma’idah 5 46,78,110,112, 114,116 Al An’am 6 85 Maryam 19 34 Maryam 19 34 Al Ahzab 33 7 Al Ahzab 33 7 Al Hadid 57 27 Asy-Syuaro 42 13 Ash-Shaff 61 6,14 Az-Zukhruf 43 63 Al Hadid 57 27 Ash-Shaff 61 6,14 ibn Maryam Al Masih Nama Surat No Nomor Ayat Nama Surat No Nomor Ayat Al Ma’idah 5 17 (2x), 72,75 Ali Imron 3 45 At-Taubah 9 31 An-Nisaa’ 4 157,171,171 Al Mu’minun 23 50 Al Ma’idah 5 17,72,75 Az-Zukhruf 43 57 At-Taubah 9 30,31